Berikutini 7 jenis motif baru dari kucing bengal spotted: Single-Spotted. Arrowhead Rosettes. Donut Rosettes. Paw-print Rosettes. Clouded Rosettes. Chain Rosetting. Cluster Rosettes. Jika kamu tertarik, pada artikel berikutnya akan saya bahas satu per satu. Tulis pilihanmu di kolom komentar ya. 2. Marbled coat (pola mantel marbled) Inilahkeunikan kucing Bengal yang harus anda ketahui. Kucing ini lahir dari hasil perkawinan silang antara macan tutul asia dengan kucing domestik berbulu pendek.Kucing Bengal berjenis kelamin jantan biasanya memiliki berat mecapai 10 kg.Kucing Bengal adalah kucing besar yang begitu berharga.Kucing ini memiliki corak mawar khas macan tutul dan juga pola marmer eksotis di bulu tubuhnya.Kucing Bengal akan tumbuh dengan beberapa varian bulu yaitu coklat dan sepia. JenisJenis Kucing Bengal 1. Kucing Bengal Asli 2. Silver 3. Spotted 4. Marble 5. Putih 6. Mix Persia 7. Snow 8. Silver Marble Mix Oriental Siam 9. Hitam 10. Mix Kampung Cara Merawat Kucing Bengal Merawat Bulu Kucing Bengal Makanan Kucing Bengal Yang Baik Daftar Harga Kucing Bengal 1. Harga Pasaran Kucing Bengal 2. Anak Kucing Bengal 3. KucingBengal Merupakan salah satu kucing yang paling unik dari jenis kucing lainnya. Kucing ini memiliki corak dan warna yang spesial. Banyak sekali jenis kucing yang bias ditemukan namun pada umumnya, masyarakat lebih sering menemukan kucing kampung yang memiliki bentuk kaki panjang, dan juga bulu yang pendek. Umumnya ada dua jenis kucing hutan yang biasa ditemui oleh masyarakat umum. Berikut adalah jenis serta penjelasan singkatnya: Kucing bengal rosetted spotted yang merupakan jenis kucing yang motifnya berbintik dan memiliki totol hampir di seluruh tubuhnya; Motif marble yang memiliki pola warna marbel atau garis yang tidak beraturan. JenisKucing Bengal Asli. Para pecinta kucing pasti ingin sekali memiliki kucing jenis ras Bengal yang masih jarang ditemui. Hewan ini bisa menjadi teman baik anda saat di rumah karena merupakan kucing jinak yang pemberani. Kucing juga memerlukan nutrisi yang baik agar mampu bertahan dan menopang tubuh dengan baik. Selain itu juga dengan KucingBengal putih - via : Karakteristik fisik dan perilaku Bersikap percaya diri dengan rasa ingin tahu yang tinggi, jenis kucing Bengal memadukan persona kucing domestik dan eksotisme kucing kuwuk a.k.a macan tutul Asia. Mereka tampak atletis, dengan otot-otot yang tegas. Mewujudkan postur tubuh yang ramping, elegan, dan seimbang. 51 Kucing Bengal Kucing Bengal. Jenis kucing Bengal juga menjadi hewan peliharaan yang akan sangat lucu dan aktif, guys. Karena hasil persilangan dari kucing hutan, Bengal memang memiliki corak tutul yang khas seperti kucing hutan. Bengal juga merupakan kucing yang ramah dan tentunya jinak jika dipelihara. kidfEry. Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan favorit di seluruh dunia. Tingkahnya yang lucu dan menggemaskan membuat kucing ini banyak disukai oleh sebagian besar masyarakat. Tetapi bagaimana jika kucing yang dipelihara merupakan salah satu jenis kucing hutan? Berbahayakah atau justru lebih menarik dibandingkan dengan jenis kucing hias? Berikut ini ulasan mengenai jenis kucing bengal yang merupakan salah satu jenis kucing hutan. Kucing Bengal Asli Image Source Meskipun sifat asli kucing bengal merupakan kucing liar, jika kucing ini dirawat dan dilatih dengan baik akan menjadi kucing jinak. Perawatan kucing bengal sendiri tidak bisa disamakan dengan kucing hias lainnya karena perbedaan karakteristik dan sifatnya. Asal-Usul Kucing BengalJenis Kucing Bengal di Dunia1. Kucing Bengal Rosetted Spotted2. Kucing Bengal MarbleCiri-Ciri Kucing Bengal1. Kepala Kucing2. Badan Kucing3. Warna BuluCara Merawat Kucing Bengal1. Memberi Makan Secara Teratur2. Membersihkan Tubuh Kucing3. Membersihkan Bak Kotoran Kucing4. Mengajak Kucing Bermain5. Mengajak Kucing Jalan-Jalan6. Melatih KucingHarga Kucing Bengal Asal-Usul Kucing Bengal Kucing bengal merupakan ras kucing yang berasal dari campuran beberapa jenis kucing, seperti American shorthair, Burmese, Abyssinian, Egyptian mau, dan Asian leopard. Kucing jenis ini berasal dari California, Amerika Serikat dan di Indonesia sering disebut dengan nama blacan. Di tahun 1960, California’s Jean Mills, seorang peneliti mempelajari penyakit yang sering menjangkiti kucing. Pada penelitian ini, menemukan bahwa kucing liar seperti harimau dan singa lebih kebal terhadap serangan berbagai penyakit. kemudian mengembangbiakkan kucing Asian leopard untuk mendapatkan kesimpulan bahwa kucing jenis ini kebal terhadap berbagai jenis penyakit. Kemudian, mengawinkan kucing Asian leopard betina dengan kucing hitam lokal jantan yang menghasilkan anak kucing dengan corak bintik dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Salah satu anak betina dari hasil perkawinan tersebut kemudian dikawinkan lagi pada kucing hitam lokal jantan dan inilah yang menghasilkan jenis kucing bengal. Hasil anakan dari perkawinan ini menghasilkan kucing bengal yang memiliki corak seperti kucing Asian leopard tetapi dengan tubuh kucing lokal. Jenis Kucing Bengal di Dunia Berdasarkan pola warna kucing bengal, kucing bengal terbagi menjadi dua jenis, yaitu rosetted spotted dan marble. 1. Kucing Bengal Rosetted Spotted Kucing Bengal Rosetted Spotted Image Source Kucing bengal dengan pola warna rosetted spotted memiliki bintik-bintik atau totol pada seluruh bagian tubuh kucing. Ada lima jenis kucing bengal rosetted spotted, yaitu Arrow rosetted, pola warna ini berupa totol yang menyerupai bentuk rosetted, pola warna ini berupa totol yang menyerupai bentuk jejak kaki rosetted, pola warna ini berupa totol yang menyerupai bentuk donat dengan bagian luar lebih gelap dibanding dengan bagian rosetted with chaining, pola warna ini berupa totol yang menyerupai bentuk donat yang sejajar dengan tulang rosetted, pola warna ini berupa totol yang menyerupai bentuk awan. 2. Kucing Bengal Marble Kucing Bengal Marbel Image Source Selain memiliki pola warna yang berbentuk totol, ada satu lagi kucing bengal yang memiliki pola warna marbel. Berdasarkan pola warna marbel, kucing bengal terbagi menjadi 5 jenis Horizontal flowing marble Reduced pattern horizontal flowing marble Chaos pattern marble Closed pattern or sheet marble Bullseye patter Ciri-Ciri Kucing Bengal Ciri Ciri Kucing Bengal Asli Image Source Kucing bengal atau blacan merupakan kucing yang besar dan terlihat gagah. Kucing ini memiliki corak warna yang khas dan didominasi oleh warna coklat dan hitam. Pada kucing bengal jantan, berat badannya bisa mencapai 10 kg. Sedangkan pada kucing bengal betina, berat badannya sekitar 4-5 kg. 1. Kepala Kucing Jenis kucing bengal memiliki bentuk kepala yang cukup besar dan panjang. Tetapi jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, kepala kucing terlihat lebih kecil. Leher kucing cukup besar dan terlihat berotot untuk menyeimbangkan kepalanya yang berukuran besar. Hidung kucing berukuran besar dan lebar dengan kulit hidung berwarna merah dan memiliki garis hitam. Ciri khasnya terdapat pada telinga kucing yang meruncing ke atas dan mata lebar yang berwarna hijau atau amber. 2. Badan Kucing Badan kucing bengal memiliki ukuran yang cukup panjang dan berotot dibanding dengan jenis kucing lain. Umumnya kucing bengal memiliki ekor yang panjang dengan berat badan yang sesuai dengan usia kucing. 3. Warna Bulu Keunikan dari kucing bengal terlihat dari warna bulu yang khas. Biasanya kucing bengal memiliki pola warna coklat atau cinnamon dengan bintik kehitaman atau totol yang ada di seluruh tubuhnya. Biasanya warna bulu disertai dengan garis horizontal pada pundak kucing yang berwarna hitam dan lingkuran yang berbentuk cincin pada ekornya. Cara Merawat Kucing Bengal Meskipun sifat asli kucing bengal adalah kucing liar, kucing bengal masih bisa dilatih untuk menjadi kucing yang lebih jinak. Perawatan jenis kucing bengal bisa Anda lakukan dengan telaten agar kucing tetap sehat dan tidak bosan di rumah. 1. Memberi Makan Secara Teratur Pemberian makan kucing bengal sama dengan pemberian makan jenis kucing lainnya. Anda bisa memberikan pakan kucing yang banyak dijual di pet shop, baik makanan kering ataupun makanan basah/makanan kaleng. Sebaiknya juga Anda membedakan pakan kucing anakan dengan kucing dewasa. Hal ini dikarenakan nutrisi yang dibutuhkan kucing dewasa dengan kucing anakan beda. Selain itu, memberikan makan kepada kucing bengal juga harus rutin Anda lakukan. Untuk kucing dewasa bisa Anda berikan makanan sebanyak 3 kali sehari, sedangkan untuk kucing anakan bisa Anda berikan sebanyak 4 kali sehari dengan takaran yang lebih sedikit. Pemberian makanan pada kucing bengal akan berpengaruh pada nutrisi yang diserap oleh kucing. Dengan pemberian nutrisi yang seimbang akan membuat daya tahan tubuh kucing bengal dapat meningkat, sehingga kucing tida mudah terserang penyakit dan pertumbuhannya dapat maksimal. 2. Membersihkan Tubuh Kucing Kucing bengal merupakan kucing yang aktif dan senang bermain, hal ini akan membuat tubuh kucing menjadi cepat kotor dan berbau. Agar kucing tetap bersih dan wangi, Anda bisa membersihkan tubuh kucing secara teratur. Pembersihan tubuh kucing ada baiknya menyesuaikan dengan kondisi kucing. Kucing yang sakit sebaiknya tidak perlu Anda bersihkan sebelum kucing benar-benar dalam kondisi yang sehat. Memandikan kucing 1 atau 2 minggu sekali akan membuat tubuh kucing tetap terawat dan bersih. Terlebih kucing bengal merupakan kucing yang tidak takut air, Anda bisa dengan santai memandikan kucing sambil mengajaknya bermain. Anda bisa menggunakan shampo khusus kucing agar bulunya tetap terawat dengan baik. Dengan memandikan kucing secara teratur akan membersihkan bulu kucing dari debu dan kotoran yang menempel. Selain memandikan, Anda juga harus menyisir bulu kucing secara teratur. Menyisir bulu kucing akan menghilangkan bulu yang sudah mati, sehingga regenerasi bulu dapat tumbuh dengan cepat dan bulu kucing tetap indah. Anda bisa menyisir bulu kucing dengan sisir khusus selama kurang lebih 5 menit. Sebaiknya Anda menyisir bulu dengan lembut agar kucing tidak merasa sakit dan kucing menjadi rileks saat Anda sisir bulunya. 3. Membersihkan Bak Kotoran Kucing Selain membersihkan tubuh kucing, kebersihan lingkungan juga harus Anda perhatikan. Anda bisa dengan rutin membersihkan bak kotoran kucing secara teratur setiap hari. Pembersihan bak kotoran kucing dianjurkan setelah kucing buang air besar agar saat kucing kembali, kotoran tidak menempel pada bulu kucing dan kualitas udara ruangan tetap terjaga. Membersihkan bak kotoran kucing bisa Anda lakukan dengan bantuan serokan pasir untuk mengambil kotorannya. Selain itu, pasir kotoran bisa Anda cuci ataupun Anda buang bagian yang sudah terkena air kencing dan kotoran kucing. Agar pasir tetap kering, Anda bisa menjemur pasir sebelum Anda digunakan kucing untuk buang air. Menjaga bak kotoran tetap kering akan menghindarkan kucing dari bahaya jamur pada kucing Anda. 4. Mengajak Kucing Bermain Kucing bengal adalah kucing yang suka bermain, baik dengan pemiliknya atau dengan hewan lain. Anda bisa menggunakan bermacam-macam mainan khusus kucing untuk bermain dengan kucing bengal. Anda bisa memberikan beragam mainan yang membut kucing aktif, seperti melompat atau berlari. Jenis kucing bengal merupakan kucing yang suka diajak bermain. Meskipun kucing sudah diberikan mainan, ada baiknya Anda juga ikut bermain agar kucing tidak cepat bosan dan kucing menjadi nyaman di dekat Anda. 5. Mengajak Kucing Jalan-Jalan Selain mengajaknya bermain, Anda juga bisa mengajak kucing jalan-jalan ke luar rumah. Agar kucing tetap dalam kendali, Anda bisa memasangkan tali pada kalung kucing. Sebaiknya Anda membawa kucing atau berjalan-jalan di tempat yang bersih dan aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada kucing Anda. 6. Melatih Kucing Kucing ini merupakan kucing yang cerdas dan mudah untuk dilatih. Anda bisa melatih perintah sederhana pada kucing Anda. Hal pertama adalah dengan mengenalkan nama kucing dan mengatakannya berulang ketika Anda panggil. Selain itu, Anda bisa melatih kucing dengan perintah sederhana lain agar kucing mengerti apa yang Anda ucapkan. Sebaiknya Anda melatih kucing bengal dengan intonasi dan nada suara yang rendah agar kucing mampu mencerna apa yang diperintahkan untuknya. Harga Kucing Bengal Meskipun kucing bengal merupakan kucing hutan yang memiliki sifat liar, kucing jenis ini cukup populer dan banyak dipelihara di Indonesia. Harga kucing bengal asli pun bervariasi sesuai dengan usia dan kelengkapan vaksin yang sudah diperoleh kucing. Untuk anakan kucing bengal asli import usia 3 bulan bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari 10 juta hingga 40 juta rupiah. Meskipun cukup mahal, Anda bisa membeli hasil anakan dari kucing bengal dengan kucing ras populer lain di Indonesia. Harga yang ditawarkan biasanya kisaran di bawah 5 juta rupiah untuk anakan kucing bengal mix oriental siam usia 3 bulan. Meskipun memiliki harga yang cukup mahal, jenis kucing bengal menjadi salah satu kucing peliharaan favorit bagi pecinta kucing di seluruh dunia. Bagi Anda yang ingin memiliki kucing jenis ini, ada baiknya Anda mempelajari lebih lanjut karakteristik kucing untuk mempermudah perawatan kucing bengal. Pernahkah kalian menginginkan untuk memelihara kucing besar seperti harimau ataupun macan tutul? Nah, apabila kalian ingin memelihara kucing besar, maka kucing bengal bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kalian. Kucing bengal atau juga disebut sebagai blacan merupakan salah satu jenis dari kucing hutan yang merupakan hasil dari sebuah perkawinan silang antara kucing leopart asia dengan kucing domestik berbulu pendek yang dilakukan oleh ilmuan ternama. Selengkapnya mengenai kucing bengal, simak ulasan berikut ini. Profil Kucing BengalKarakteristik Kucing BengalPenampilan Kucing Bengal1. Spotted2. Kucing Bengal Marble3. Ragam Warna Kucing Bengal4. Cashmere BengalCiri Ciri Kucing Bengal AsliKesehatan dan Isu GenetikCara Merawat Kucing BengalMakanan Kucing BengalHarga Kucing Bengal Profil Kucing Bengal Seperti yang telah di jelaskan di atas, kucing bengal merupakan hasil dari kawin silang antara kucing american shorthair domestik dengan kucing asian leopard yang dilakukan oleh para ahli pada tahun 1889. Sebelum hal itu berhasil, para ilmuwan berencana mengkawin silangkan kedua jenis kucing tersebut dengan tujuan mengenalkan imunitas alamiah kucing terhadao kucing liar yang dapat terserang virus leukimia. Tetapi, proyek itu gagal sehingga menarik banyak perhatian para pecinta kucing di Amerika pada waktu itu. Menurut data yang didapatkan, hasil temperament dari kucing tersebut tidaklah stabil, sehingga masih ada sifat kucing liar di dalamnya. Akhirnya, para ilmuwan pun kemudian mengadakan program breeding selektif dengan menggunakan beberapa ras kucing lain. Diantaranya seperti abysinian, british shorthair, bombay, dan egyptian. Sehingga, pada akhirnya hasil dari persilangan selektif tersebut menghasilkan kucing yang bernama leopardette. Dan kucing tersebut resmi menjadi ras kucing baru pada tahun 1980-an. Lalu tepat pada tahun 1991, pada waktu itu TICA the international cat assocation menerima keberadaan ras kucing ini sebagai status championship. Tetapi, dengan dibarengi beberapa syarat di mana kucing tersebut harus lahir dari 4 generasi. Hal ini dilakukan TICA guna memastikan apakah kucing tersebut benar-benar jinak atau masih terdapat sifat liarnya. Tak hanya itu saja, berbagai asosiasi kucing lain misalnya FIFe dan GCCF juga sudah mengakui kucing ini sebagai standart ras yang sudah disempurnakan serta telah diterima di asosiasinya. Tetapi, tidak seluruh asosiasi kucing belum mau menerima ras kucing ini, seperti CFA yang tidak mengakui kucing ini sebagai kucing ras. Hal tersebut dilihat dari kebijakannya yang sudah ditetapkannya yang menyebutkan jika kucing yang dihasilkan dari persilangan dari kucing liar tidak akan diterima pada asosiasi tersebut. Dan pada tahun 2016, akhirnya CFA mengakui adanya jenis kucing blacan ini. Pada waktu sekarang ini, jumlah dari pengembang blacan telah lebih banyak dibandingkan dengan tahun 1992. Jumlah dari pengembang Bengal yang sudah terdaftar di TICA di tahun 1992 yaitu sekitar 125. Serta di tahun 2019 ini, yang terdaftar resmi sebanyak 1979. Walaupun jumlah tersebut dapat lebih banyak dari pengembang yang tidak terdaftar secara resmi. Kucing bengal atau juga disebut sebagai blacan adalah hasil kawin silang dengan pola soptted wild cat yang dilakukan oleh dr. Centerwall seorang ahli genetik. Awalnya, beliau mengkawin silangkan antara kucing american shorthair dengan kucing asian leopard. Dan dari hasil kawin silang tersebut melahirkan anak betani. Dan kemudian anak betani tersebut dikawinkan dengan ayahnya. Dan lahirlah si kucing bengal ini. Karakteristik Kucing Bengal Apabila kalian tengah mencari kucing yang kalem, anggun, dan suka berdiam diri, maka bengal merupakan jawaban yang tidak tepat untuk keinginan kalian. Meski demikian, kucing ini sangatlah setia dan juga sayang kepada pemiliknya. Dan blacan ini memiliki energi yang overload, sehingga akan jarang sekali diam dan akan banyak bermain dengan kalian. Pada umumnya, kucing blacan ini akan sering berinteraksi kepada orang-orang terdekatnya, karena ia sangat senang apabila ada teman yang mau bermain dengannya. Kucing ini merupakan kucing yang amat atletis dibandingkan dengan kucing yang lainnya. Karenanya, kucing ini sangat gemar memanjat pohon maupun memanjat ke tempat yang lebih tinggi. Salah satu karakteristik atau ciri yang cukup istimewa dari si bengal ini adalah kecerdasannya.. Kucing ini selalu ingin mengetaui apa yang sedang dilakukan oleh pemiliknya maupun beragai hal baru yang ia lihat. Tak seperti kucing kebanyakan pada umumnya, kucing blacan ini selalu berupaya dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Sebagai contohnya, kucing ini sangat amat senang jika bermain dengan air. Kucing blacan juga telah dibekali dengan rahang yang kuat, kuku yang tajam, otot yang atletis, serta refleks yang cepat sebab kucing ini masih termasuk ke dalam keturunan kucing leopard. Berikut ini adalah beberapa rangkuman dari ciri atau karakteristik dari kucing blacan, baik itu dari fisik maupun sifatnya, antara lain Ukuran badannya panjang. Memiliki otot-otot tubuh yang kuat. Tubuhnya besar dan tebal gagah. Berbulu rapat dan halus. Berat untuk jantan bisa mencapai 10 kg dan 4 – 5 kg untuk kucing betina. Dominasi warna kucing adalah warna cokelat dan hitam. Aktif dan cerdas. Pemberani. Suka dengan air atau suka mandi. Penampilan Kucing Bengal Seperti yang telah kita ketahui, kucing ini merupakan salah satu jenis dari kucing hutan atau hewan liar, maka dari itu, postur tubuh dari si kucing yang satu ini juga menyerupai hewan predator liar. Pada umumnya, kucing bengal ini pada keseluruhan tubuhnya mempunyai tubuh yang besar disertai dengan otot yang kencang. Di bagian dalamnya, tulang dari kucing Bengal juga sangatlah keras dan juga tebal, yang tak lain berfungsi sebagai penopang dalam keaktifannya. Berat tubuh untuk Bengal dewasa sekitar 4 kilogram atau bahkan dapat mencapai 8 kilogram. Serta kucing Bengal jantan relatif berukuran lebih besar dibandingkan dengan betinanya. Bulu dari Kucing Bengal Karakteristik utama dari kucing blacan selain dilihat dari postur tubuhnya tak lain adalah Bulunya. Karena bulu yang meliputi si kucing inilah yang mampu menarik banyak perhatian orang-orang ketika pertama kali melihatnya. Bulu yang menyelimuti si blacan ini mirip dengan yang ada pada cheetah ataupun macam tutul. Wajar adanya sebab kucing blacan ini masih tergolong ke dalam keturunan dari kucing Leopard Asia. Lantas, apa saja sih pola yang dimiliki si blacan ini? Berikut ulasan selengkapnya. 1. Spotted Pola spotted ini merupakan corak yang paling populer, sebab polanya persis seperti yang ada pada macan tutul. Dan biasanya berwarna coklat. Meski terlihat mirip seperti pada macan tutul, namun pada kucing bengal sendiri memiliki beberapa macam warna. Diantaranya seperti merah, coklat, hitam, abu-abu, rosetted seperti pada bunga mawar atau berawan gradasi. Pola ini juga mempunya kemiripan pada Leopard yang merupakan predator di alam liar. 2. Kucing Bengal Marble Kucing bengal dengan pola marble ini paling banyak dicari oleh para pecinta kucing. Pola marble ini adalah jenis dari pola yang memiliki corak atau pola yang lebih besar daripada spotted. Beda halnya dengan corak sebelumnya yang menyerupai macan tutul, pada corak marble ini lebih mempunyai warna gelap yang dominan dan menyeluruh pada sekujur tubuhnya. Biasanya, pada pola ini juga telah dilengkapi dengan gradasi yang minimal atau tidak ada di bagian hitamnya. Pola marble yang ada dalam kucing blacan ini biasa disebut sebagai corak Tabby pada kucing jenis lain. 3. Ragam Warna Kucing Bengal Selain dilihat dari polanya, yang mencolok dari kucing blacan ini ada pada ragam warna yang unik dan berbeda dari kucing jenis lain. TICA salah satu organisasi kucing dunia juga telah mengakui adanya beragam warna pada kucing jenis ini, antara lain seperti coklat, lynx point warna pucat disertai dengan gradasi hitam di ujungnya, mink, sepia, dan juga perak. Serta pola yang diakui TICA adalah pola Spotted dan Marble. 4. Cashmere Bengal Bengal pada umumnya mempunyai bulu yang relatif pendek dan juga tipis. Meski demikian, ada juga jenis varian blacan yang memiliki bulu yang panjang. Hal tersebut disebabkan adanya genetik resesif hasil dari persilangan kucing blacan dengan kucing domestik lainnya di masa lalu. Apabila kucing jantan serta betina dari blacan kawin, keduanya dapat menghasilkan anakan yang memiliki bulu panjang. Serta hal terseut jika salah satu dari si kucing blacan mempunyai genetik resisf berbulu panjang. Jenis blacan berbulu panjang sampai saat belum diakui oleh berbagai registri kucing dunia. Namun, di tahun 2013 kucing blacan bulu panjang mempunyai status Preliminary New Breed oleh registri New Zealand Cat Fancy NZCF dengan sebutan kucing jenis Cashmere Bengal. Kucing Bengal termasuk ke dalam golongan kucing yang Hypoallergenic. Artinya kucing ini lebih sedikit menghasilkan zat alergen. Hal tersebut membuat si kucing bengal ini cocok untuk orang yang alergi terhadap kucing ataupun bulunya. Ciri Ciri Kucing Bengal Asli 1. Postur Tubuh dan Berat Kucing Bengal Untuk bobot atau berat badan pada kucing bengal jantang biasanya mempunyai bobit 10 kg. Sedangkan untuk bengal betina mempunyai bobot sekitar 4 – 5 kg. Postur tubuh atau perawakan pada kucing ini gagah, besar, dan panjang. Perawakannya yang besar dan juga gagah dari kucing blacan merupakan warisan yang diberikan oleh induknya. 2. Pola dan Warna Kucing Bengal Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, pola maupun warna yang ada pada kucing bengal ini adalah satu hal yang menarik banyak perhatian orang-orang untuk memeliharanya. Sebab, pola dan juga warna pada kucing ini berbeda dengan kucing pada umumnya. Pola yang mendasar pada kucing blacan ini adalah Rosetted Spotted dan juga Marble. Dan dari kedua pola mendasar tersebut juga terbagi lagi menjadi beberapa macam. Sebagai contohnya pada pola Rosetted Spotted yang terbagi menjadi beberapa jenis seperti di bawah ini arrow rossetted Pawprint Rosetted Donuts Rosetted dan juga jenis lainnya. Sementara untuk jenis kucing berpola marble juga terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya seperti Horizontal Flowing Marble Reduced Pattern Horizontal Flowing Marble Chaos Pattern Marble serta beberapa jenis pola marble yang lain. Warna kucing bengal sendiri didominasi atau kebanyakan memiliki warna coklat cinamons disertai dengan bintik kehitam-hitaman. Serta warna tersebut menyelimuti sekujur tubuh si kucing blacan. Nah, itu tadi adalah 2 ciri-ciri fisik yang paling menonjol dari kucing blacan. Perlu kalian ketahui juga, terdapat salah satu sifat kucing blacan yang sangat berbeda 180 derajat jika dibandingkan dengan kucing peliharaan rumahan biasa. Apabila dalam kucing pada umumnya membenci air, tetapi tidak dengan kucing blacan, si kucing bengal ini justru sangat suka dengan air serta seringkali membasahi tubuhnya. Hal tersebut justru akan memudahkan kita ketika hendak memandikan si kucing blacan sendiri. Kesehatan dan Isu Genetik Pada umumnya, kucing blacan yang masuk ke dalam jenis kucing hutan merupakan kucing yang sehat. Serta memiliki harapan hidup tak jauh berbeda dengan kucing domestik pada umumnya, yaitu kurang lebih berkisar antara 14 sampai 16 tahun. Meski si kucing bengal ini tegolong ke dalam kucing yang sehat, serta gaya hidupnya yang aktif sampai kemungkinan obesitas yang terjadi sangatlah kecil, blacan ini juga mempunyai beberapa resiko penyakit dan juga isu genetik. Berikut adalah beberapa isu genetik yang mungkin terjadi pada kucing blacan, antara lain 1. Hypertrophic Cardiomyopathy HCM HCM adalah salah satu isu genetik yang terdapat di beberapa jenis kucing. Tetapi pada kasus kucing Bengal, HCM adalah salah satu kekhawatiran yang paling utama. HCM adalah sejenis penyakit di mana otot jantung akan menjadi tebal secara abnormal. Hal tersebut akan membuat jantung si kucing akan lebih sulit untuk memompa darah. Untuk mencegah serta merawat terjadinya masalah ini, sebaiknya kalian harus melakukan tes jantung kepada kucing. Paling tidak sekitar satu tahun sekali di cardiologist hewan. 2. Bengal Progressive Retinal Atrophy PRA-b PRA-b adalah isu genetik selanjunya di mana isu ini dapat mengakibatkan retina mata pada si kucing Bengal mengalami kerusakan pada penglihatannya. Sel yang rusak terdapat di bagian sel yang menangkap cahaya yang ada di belakang retinanya. Serta akan mengurangi kemampuan menglihat pada si blacan. Dan yang paling parah akan menyebabkan risiko sampai mengalami kebutaan. Seluruh orang yang memelihara blacan disarankan supaya menjalani tes isu yang satu ini. Sebab tes ini bukan termasuk ke dalam tes yang mahal, tidak invasif, serta mudah untuk dilakukan. 3. Erythrocyte Pyruvate Kinase Deficiency PK-deficiency PK deficiency adalah isu dari anemia hemolitik yang diturunkan. Gejala Bengal yang menderita isu ini yaitu berkurangnya energi pada kucing, berat badan yang berkurang, memudarnya warna kulit dan juga mata, serta pembesaran perut. Isu ini dapat kita ketahui lebih awal dengan melalui tes medikal khusus pada vet. Perlu kalian ingat, isu di atas BUKAN isu yang PASTI akan menyerang si kucing blacan, hanya risiko genetik yang paling memungkinkan yang dapat menyerang si blacan. Selain isu genetik di atas, ada juga beberapa penyakit yang dapat menyerang si kucing bengal, antara lain 1. Neuropati distal Merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan sebab adanya gangguan yang terjadi di dalam sistem saraf. Serta dapat mengakibatkan kelemahan. Penyakit ini mampu menyerang kucing blacan pada usia 1 tahun. Kabar baiknya, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, meskipun ada juga beberapa kasus yang bisa kambuh. 2. Flat-chested kitten syndrome Merupakan kelainan bentuk terhadap tulang rusuk dorsoventral, sehingga akan mengakibatkan dada pada kucing Bengal nampak rata. Kelainan seperti ini bisa didetia kucing blacan mulai dari usia anakan. Pada saat masih anakan, kelainan ini belum terlihat begitu jelas. Tetapi, saat menginjak umur dewasa, maka tanda-tandanya akan terlihat dengan jelas. 3. Hip dysplasia Adalah salah satu kelainan secara genetik yang dapat mengakibatkan kegagalan perkembangan serta penurunan fungsi secara bertahap. Atau degenarasi yang mampu mengakibatkan hilangnya fungsi sendi panggul. 4. Luxasi patela Merupakan dislokasi herediter dari tempurung lutut yang bisa ditangani dengan cara pembedahan. 5. Atrofi retina progresif Merupakan salah satu penyakit kelainan degeneratif yang terjadi pada retina. Penyakit ini disebabkan adanya CEP209 yang bersifat resesif autosom. Dengan begitu, syarat kucing yang mengidap kelainan ini harus mewarisi dua gen yang bermutasi. Berikut ini adalah beberapa cara untuk merawat kucing bengal, antara lain 1. Rutin Membersihkan Kucing Bengal Sebab bulu yang terdapat pada kucing bengal adalah daya tarik utama dari kucing ini. Sehingga kalian juga harus mau merawatnya secara telaten. Salah satu caranya adalah dengan cara membersihkan bulu-bulunya secara teratur. Untuk akticitas rutin, kalian juga dapat menyikat bulu si kucing blacan setiap minggu. Atau kalian dapat memakai sikat khusus untuk bulu kucing. Pelu kalian ketahui, pada saat menyikat bulu kucing, kalian harus melakukannya dengan lembut, hal tesebut bertujuan untuk membuat si kucing merasa nyaman. Ketika menyikatnya kalian cukup melakukannya selama kurun waktu 5 menit saja. Hal tersebut cukup untuk membuat kotoran yang tertempel pada bulu kucing blacan akan hilang. Untuk memandikan sendiri kalian dapat mandikannya sendiri dirumah, karena sifat kucing blacan suka dengan air atau tidak takut air maka hal tersebut akan mempermudah kalian ketika akan memandikan si kucing blacan. Tak hanya itu saja, untuk membuat bulu yang ada pada kucing blacan terlihat rapi dan indah, kalian juga dapat memakai sisir. Sisirlah bulu kucing kalian secara rutin. Seba, selain bisa membuat rapi, menyisir juga mampu membuat corak atau pola dari kucing bengal akan terlihat lebih cerah. 2. Beri Makanan Yang Bernutrisi Dalam pemberian makan untuk si kucing bengal, kalian dapat menyamakan makanan kucing blacan dengan kucing perliharaan pada umumnya. Tetapi perlu kalian perhatikan juga nutrisi yang akan masuk ke dalam tubuh si kucing blacan. Sebab nutrisi tersebut dapat mempengaruhi daya tahan tubuh dari kucing blacan. Pemberian nutrisi yang cukup akan membuat tumbuh kembang dari kucing blacan baik. Serta si kucing tidak akan mudah terserang penyakit. Sebab kucing bengal termasuk ke dalam jenis kucing hutan, maka kalian juga harus menyesuaikan makanannya seperti yang ada di hutan. Contohnya untuk memberikan makanan daging bagi si kucing. Dan kalian juga dapat mencampurkan daging yang dipandukan dengan makanan kucing kemasan, tetapi secara bertahap. Sampai si kucing hutan benar-benar mau meninggalkan daging sebagai bahan makanannya yang utama. 3. Beri Mainan dan Ajak Bermain Sebab kucing bengal termasuk ke dalam keluarga kucing hutan, maka tentunya kucing bengal ini mempunyai sifat yang aktif. Sehingga, untuk membuat sifat alami dari kucing blacan yang aktif tersebut terlampiaskan. Maka kalian dapat memberikan mainan pada si kucing blacan. Berikanlah mainan yang sekiranya mampu membuat kucing blacan melakukan aktivitasnya seperti melompat, dan juga berlari. Pada saat si kucing blacan telah kalian beri mainan, kalian juga jangan biarkan dia bermain sendiri begitu saja. Sesekali ajaklah si kucing blacan untuk bermain dengan kalian. Sebab, si kucing blacan suka bermain dengan sang pemiliknya. Tak hanya itu saja, bermain bersama dengan si kucing blacan juga dapat membuat si kucing blacan akan merasa nyaman dengan kehadiran kalian. Di sisi lain, bermain dengan kucing blacan juga dapat membuat tubuh kucing blacan akan menjadi sehat. 4. Ajak Kucing Jalan-Jalan Mengajak kucing bganl untuk berjalan-jalan dengan kalian dapat sekaligus memberikan pengenalan terhadap lingkungannya. Tetapi, perlu untuk kalian perhatikan, ajaklah si bengal ke berbagai tempat yang aman dan juga bersih. Hal itu dilakukan dengan tujuan menghindari hal-hal yang tak diinginkan selama kalian mengajak si bengal jalan-jalan. Makanan Kucing Bengal Setelah kalian mengetahui cara untuk merawat kucing bengal, maka yang tak kalah penting adalah mengetahui makanan yang tepat untuk diberikan kepada si kucing blacan. Makanan untuk kucing bengal tidak boleh sembarangan, hal tersebut dikarenakan kucing blacan merupakan termasuk hewan liar yang terbiasa hidup di alam terbuka. Sebetulnya, ada komposisi penting yang harus kalian ketahui untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok nutrisi bagi si kucing. Perhatikan gambar berikut ini Dengan melihat gambar di atas, maka kalian akan mengetahui komposisi apa saja yang perlu kalian berikan kepada kucing bengal. Tetapi, juga ada beberapa orang yang mempunyai resep sendiri untuk memberikan makanan kucing bengal peliharaan mereka. Ada yang menyebutkan jika kucing blacan ini juga bisa diberikan makanan yang sama seperti kucing peliharaan lainnya. Namun ada pula yang menyebutkan jika lebih bagus untuk memberikan makanan yang berupa daging rebus atau daging mentah untuk kucing hutan. Dalam hal ini sebetulnya sah-sah saja, namun demikian, alangkah lebih baik apabila kalian memberikan makanan kucing bengal dengan daging-dagingan yang sudah tercampur dengan cat food kemasan. Hal ini sendiri akan bisa membantu dalam pemberian nutrisi yang lengkap serta dibutuhkan oleh tumbuh kembang si kucing itu sendiri. Harga Kucing Bengal Berikut ini adalah daftar harga dari kucing bengal terbaru, antara lain Jenis Kucing Bengal Umur Harga Kucing Bengal Silver Marble Mix Oriental SIam 7 Bulan Kucing Bengal Anakan 2,5 bulan Kucing Bengal Import Bersertifikat Jumbo 3 Bulan – Kucing Bengal Putih 7 Bulan Kucing Bengal Asli 3-6 Bulan – Itulah sedikit ulasan terkait kucing bengal yang dapat kami sampaikan. Bagi kalian yang berminat untuk memelihara si bengal ini, maka kalian harus benar-benar siap untuk merawatnya. Sebab si kucing bengal sendiri adalah jenis dari kucing hutan, di mana mempunyai sifat berbeda yang lebih aktif daripada kucing pada umumnya. See you! 16 Jenis Kucing Besar yang Bisa Dipelihara dan Kisaran Harganya Cocok untuk Pemula — Jenis-jenis kucing kerap menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dicari oleh orang di internet. Baik oleh beberapa orang yang memang memiliki rencana untuk memelihara hewan peliharaan atau yang hanya penasaran apa saja jenis kucing besar yang dapat dipelihara dan berapa kisaran harganya. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini Mamikos akan memberikan kamu rekomendasi jenis kucing besar yang bisa dipelihara serta kisaran harga yang cocok bagi para pemula. Jadi, jika kamu adalah pemula dan penasaran dengan apa saja jenis kucing besar yang dapat dipelihara tersebut, maka Mamikos sarankan untuk membaca artikel ini sampai akhir agar memperoleh referensinya secara komplet. Macam-macam Kucing Besar yang Dapat Dirawat dan Perkiraan HarganyaDaftar IsiMacam-macam Kucing Besar yang Dapat Dirawat dan Perkiraan Harganya1. Kucing Lokal atau Kucing Kampung 2. Kucing Anggora3. Kucing Sphynx4. Kucing Persia5. Kucing Siam6. Kucing Ragdoll7. Kucing Russian Blue8. Kucing Bengal9. Kucing Maine Coon10. Kucing Munchkin11. Kucing British Shorthair12. Kucing American Shorthair13. Kucing Japanese Bobtail14. Kucing Singapura15. Kucing Scottish Fold16. Kucing Balinese Daftar Isi Macam-macam Kucing Besar yang Dapat Dirawat dan Perkiraan Harganya 1. Kucing Lokal atau Kucing Kampung 2. Kucing Anggora 3. Kucing Sphynx 4. Kucing Persia 5. Kucing Siam 6. Kucing Ragdoll 7. Kucing Russian Blue 8. Kucing Bengal 9. Kucing Maine Coon 10. Kucing Munchkin 11. Kucing British Shorthair 12. Kucing American Shorthair 13. Kucing Japanese Bobtail 14. Kucing Singapura 15. Kucing Scottish Fold 16. Kucing Balinese Semakin hari, banyak ras kucing yang bermunculan, bukan hanya dari ras murni saja. Hal tersebut terjadi karena pengembangbiakan yang dilakukan dari kucing-kucing persilangan. Itulah sebabnya ada banyak sekali macam atau jenis kucing besar yang dapat menjadi pilihan untuk kamu pelihara sendiri di rumah atau kos kamu saat ini. Jadi, apa saja jenis kucing besar yang dapat kamu pelihara serta berapa kisaran harganya yang terbaru? Kamu dapat menyimak dengan saksama daftar jenis kucing besar tersebut di sini. 1. Kucing Lokal atau Kucing Kampung Rekomendasi Mamikos yang pertama dari daftar jenis kucing besar pada kesempatan kali ini adalah kucing domestik atau kucing kampung yang pastinya sudah sering kamu temui setiap hari. Kucing lokal ini merupakan salah satu jenis kucing yang mudah dijumpai karena biasanya ia berkeliaran di sekitar rumah-rumah. Kucing kampung merupakan jenis kucing besar yang mudah dipelihara. Tidak ada yang khusus atau spesial jika ingin memelihara seekor kucing kampung. Sebab kucing ini tidak memiliki karakteristik yang khusus. Jadi apabila kamu hendak memelihara seekor kucing domestik, maka kamu tidak perlu repot untuk mempersiapkan banyak hal. 2. Kucing Anggora Hingga saat ini rupanya masih ada saja orang yang mengalami kesulitan untuk membedakan Kucing Anggora dan Kucing Persia. Padahal sudah jelas kedua jenis kucing besar ini merupakan ras yang berbeda. Kucing Anggora identik dengan bulu lembut, panjang, serta lebat yang mungkin jadi membuatnya sulit dibedakan dengan Kucing Persia. Padahal membedakan dua jenis kucing ini sangatlah mudah. Perawakan Kucing Persia jauh lebih gemuk dan secara kasat mata tentu berbeda dengan Kucing Anggora yang terlihat lebih kurus. Kucing Anggora juga mempunyai ciri khusus lainnya yakni bentuk kepala yang menyerupai segitiga serta berbulu lebat hingga menyerupai singa dan hidung yang cenderung lebih mancung dari jenis kucing lain. Kucing Anggora juga mempunyai leher berbulu panjang yang juga jadi salah satu ciri khas yang tak dapat dilepaskan. Mungkin karena beberapa alasan itulah makanya jenis Kucing Anggora jadi tampak lebih lucu dan menggemaskan. Cara pemeliharaan jenis kucing besar ini pun tidak jauh dengan perawatan Kucing Persia. Dikarenakan ia memiliki bulu yang lebat dan panjang, maka pemilik kucing harus rutin dan rajin untuk memperhatikan bulu-bulunya tersebut atau menyisirnya. Saat ini Kucing Anggora dijual dengan harga yang terbilang mahal yakni berkisar antara 1 sampai 2 jutaan. 3. Kucing Sphynx Jenis kucing besar berikutnya yang masuk dalam rekomendasi Mamikos adalah Kucing Sphynx yang merupakan salah satu jenis kucing super unik sebab ia hampir tidak mempunyai bulu sama sekali di tubuhnya. Kucing Sphynx dikenal sebagai satu-satunya jenis kucing yang tak mempunyai bulu di Australia. Padahal sebenarnya Kucing Sphynx masih mempunyai bulu di tubuhnya, hanya saja bulu-bulunya sangat pendek hingga menyerupai kulit aslinya. Hal yang menambah keunikan dari Kucing Sphynx adalah ia adalah satu-satunya jenis kucing di dunia yang mempunyai kelenjar keringat. Karena keunikannya tersebut, tak heran jika Kucing Sphynx banyak diburu terutama oleh para pecinta kucing yang ingin memeliharanya. Selain itu, jenis kucing besar satu ini juga mempunyai karakteristik tubuh yang lebih ramping dan telinga yang membentuk segitiga. Belum lagi kulitnya yang kering dan berkerut, namun Kucing Sphynx memiliki dada yang cukup kuat. Karakteristik dari Kucing Sphynx selanjutnya adalah ekornya yang memiliki bentuk kecil dan panjang. Menariknya, Kucing Sphynx memiliki sifat penyayang dan mudah bergaul dengan hewan peliharaan lain. Pemeliharaan Kucing Sphynx cukup lebih diperhatikan. Seperti kamu harus memandikannya secara rutin agar bulu-bulunya terjaga dan tetap sehat. Untuk harga kucing satu ini dibanderol dengan kisaran harga mulai dari 14jtan hingga 30-an jt. 4. Kucing Persia Kucing Persia masuk dalam rekomendasi jenis kucing besar yang ada dalam daftar Mamikos kali ini. Kucing Persia merupakan jenis kucing yang memiliki ras asing. Konon ras kucing ini diimpor pertama kali ke Thailand. Bisa dibilang bahwa jenis kucing besar satu ini menjadi salah satu ras kucing yang cukup terkenal dan sering dijadikan hewan peliharan, baik di lndonesia maupun di negara-negara lainnya. Ciri-ciri Kucing Persia adalah ia mempunyai kepala serta dahi yang bulat dan lebar, serta memiliki telinga kecil dengan ujung yang membulat. Bentuk ekor dan kaki dari Kucing Persia sama-sama pendek. Kucing Persia mempunyai karakter yang cukup ramah serta mudah bergaul dengan manusia, makanya kucing ini sangat cocok jadi teman bermain. Jenis kucing Persia memiliki sifat yang ramah, lemah lembut, periang, namun cukup santai dan cerdas. Paras Kucing Persia ini sangat menggemaskan dan unik makanya ia kerap disebut sebagai primadona oleh para pecinta binatang. Ada sebuah dokumen kuno yang menyebutkan bahwa Kucing Persia kali pertama diperkenalkan di Eropa dengan nama Kucing Anggora Turki. Lalu, mereka pun melakukan perkawinan silang dengan ras kucing berbeda. Sehingga lahirlah jenis Kucing yang lalu didaftarkan dengan jenis Kucing Persia di Inggris. Untuk cara perawatan jenis kucing ini memang perlu sebuah perlakuan khusus. Mengingat bulunya yang cukup panjang dan lebat, maka untuk memelihara jenis Kucing Persia ini kamu harus rajin menyisir serta menyikat rambut mereka hampir setia setiap hari agar terjaga dan tidak kusut. Apabila kamu hendak memelihara jenis Kucing Persia, kamu perlu merogoh kantong cukup dalam. Sebab harganya hampir mirip dengan Kucing Sphynx yang dibanderol dengan harga hingga 13 jt untuk satu ekor kucing Persia. 5. Kucing Siam Kucing Siam menjadi rekomendasi selanjutnya dalam daftar jenis kucing besar yang dapat dipelihara. Jenis kucing satu ini cukup terkenal di Thailand sebagai jenis kucing yang memiliki ras oriental dari semua jenis kucing pedigree. Dari negara asalnya, Thailand, Kucing Siam juga dikenal dengan sebutan Royal Cat of Siam’ atau Kucing Kerajaan Siam. Konon kucing Siam pertama kali ditemukan di Ancient Siamese City of Ayudha, yakni sebuah kota di Burma pada tahun 1350-an. Ras kucing ini kemudian muncul kali pertama di Australia pada 1890 dan langsung menjadi jenis kucing yang cukup terkenal populer sebagai hewan peliharaan. Terdapat 3 jenis kucing Siam yang perlu kamu tahu di antaranya adalah Kucing Siam klasik, Kucing Siam Tradisional, dan Kucing Siam Modern. Meski memiliki beberapa jenis, namun karakteristik kucing Siam tetap sama. Yakni memiliki bentuk tubuh ramping, dengan ekor panjang, warna mata biru, berbulu pendek, memiliki titik gelap pada muka, telinga, ekor, hingga kakinya. Jenis kucing besar satu ini dapat menjadi seekor binatang peliharaan yang penuh kasih meskipun kucing Siam tidak memiliki sifat yang terlalu manja layaknya jenis kucing lain. Kamu juga akan sangat jarang melihat seekor Kucing Siam berada di pangkuan sang pemilik atau sengaja mengeong manja. Harga kucing Siam ini cukup mahal sebab dianggap sebagai hewan peliharaan kerajaan. Harga yang ditawarkan mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran dan usia kucing Siam tersebut. 6. Kucing Ragdoll Kucing Ragdoll masuk dalam daftar rekomendasi jenis kucing besar yang dapat kamu pelihara selanjutnya. Kucing Ragdoll adalah kucing ras yang berasal dari Amerika Serikat. Nama kucing ini diambil bukan tanpa sebab sebab kucing ini memang terlihat layaknya boneka, jinak dan manis. Berkebalikan dengan Siam yang tidak manja sama sekali, Kucing Ragdoll akan terlihat begitu manja dan terus menuntut perhatian dari pemiliknya. Karakteristik kucing satu ini sebenarnya hampir menyerupai jenis Kucing Persia dan Siam sebab memiliki warna mata yang sama-sama biru, dan kontur wajah serta pipi yang bulat. Dada kucing Ragdoll ini lebar namun berotot dan mempunyai tulang kaki yang kokoh serta tengkorak yang besar. Kucing jenis Ragdoll mempunyai sifat yang cukup santai, tenang, dan sangat penyayang. Meskipun ia suka kesunyian, namun Kucing Ragdoll juga menyukai saat ada di tengah-tengah orang banyak. Pemilik kucing Ragdoll harus rajin menyikat bulu-bulunya serta menyiapkan tempat tinggal khusus agar ia lebih bebas bermain. Kucing Ragdoll merupakan jenis kucing yang gemar bermain dan berkeliaran kesana kemari alias tak bisa diam. Harga dari Kucing satu ini cukup murah yakni hanya berkisar 3 sampai 10 Juta-an saja. 7. Kucing Russian Blue Rekomendasi kucing besar yang dapat dijadikan peliharaan selanjutnya adalah kucing Russian Blue. Kucing Russian Blue ini, sesuai namanya, berasal dari pelabuhan Arkhangelsk, Rusia. Kucing Russian Blue identik dengan bulu yang anggun serta warna mata yang hijau dan berkilau. Lapisan bulu Kucing Russian Blue sedikit berbeda dari jenis kucing lain sebab ia memiliki warna bulu perak kebiru-biruan yang unik, tebal namun sangat halus. Kucing Russian Blue ini juga mempunyai karakteristik yang anggun, sehingga terlihat sebagai peliharaan yang mewah dan mahal. Makanya tak heran jika harga dari seekor kucing Russian Blue bisa sampai menyentuh angka 50jt. Untuk harga Russian Blue campuran harga yang ditawarkan jauh lebih murah yakni hanya mulai 900k saja. 8. Kucing Bengal Jenis kucing besar yang masuk dalam daftar Mamikos selanjutnya adalah Kucing Bengal yang sebenarnya merupakan ras kucing campuran dari beberapa ras kucing berbeda. Di antaranya adalah Asian Leopard, Abyssinian, American Shorthair, Egyptian Mau, dan Burmese. Kucing Bengal sebenarnya masih memiliki kekerabatan yang kental dengan macan tutul lho. Namun kamu tidak perlu cemas sebab ras kucing satu ini sudah mempunyai sifat jinak dan juga ramah sebagai binatang peliharaan. Kucing Bengal adalah jenis kucing besar yang unik sebab menjadi satu-satunya jenis kucing yang memiliki bintik-bintik di tubuhnya. Kucing Bengal memiliki sifat yang gaduh, aktif, serta senang bermain-main. Tak jarang pemilik kucing Bengal akan kecapekan karena sering diajak bermain oleh kucing tersebut. Apabila kamu memiliki ketertarikan untuk memelihara kucing Bengal ini, maka kamu harus siap menghadapi tingkah lakunya yang super aktif tersebut. Untuk harga seekor kucing Bengal pun terbilang fantastis yakni mulai dari 10 jutaan jika ras murni, dan mulai dari 3 jutaan untuk ras campuran. 9. Kucing Maine Coon Kucing Maine Coon adalah jenis kucing besar dan terbilang paling besar dari semua jenis Kucing lokal yang mungkin kamu tahu. Berat rata-rata Kucing Maine Coon hingga ada yang mencapai 15 kilogram lho. Tak heran jika Kucing Maine Coon masuk dalam jenis kucing kuat, perkasa, dan ia juga dapat bertahan hidup di iklim yang ekstrim sekalipun. Kucing jenis Maine Coon juga mempunyai karakteristik bulu tebal dan halus, dengan kedua bola mata dan cakar yang juga besar. Ras kucing Maine Coon konon berasal dari Amerika Utara, atau tepatnya di negara bagian Maine. Maine Coon adalah kucing ras yang merupakan hasil dari persilangan antara kucing lokal berbulu pendek dengan kucing luar negeri yang memiliki bulu panjang. Tak jarang ada yang berasumsi kalau sebenarnya Kucing Maine Coon adalah hasil perkawinan silang antara kucing dan rakun. Sifat kucing Maine Coon tergolong lembut dan penyayang. Pemiliknya akan langsung sayang dan merasa dekat dengan Kucing Maine Coon tersebut sehingga banyak yang menyarankan kucing Maine Coon ini dipelihara oleh para anak tunggal. Apalagi jenis Kucing Maine Coon juga terkenal setia pada pemilik mereka. Harga dari Kucing Maine Coon yang baru berusia 3 sampai 4 bulan dapat mencapai harga yang fantastis lho, yakni hingga 8 juta. 10. Kucing Munchkin Kucing Munchkin masuk dalam rekomendasi jenis kucing besar versi Mamikos pada kesempatan kali ini. Jenis Kucing Munchkin ini mempunyai ciri khas yang unik yakni bentuk tubuhnya mungil, meskipun ia sudah berusia dewasa. Belum lagi bentuk kaki nya yang juga pendek. Karakter utama atau sifat dari kucing satu ini terbilang cukup pendiam namun tetap sangat manja. Kucing Munchkin sangat cocok untuk kamu jadikan binatang piaraan yang lucu dan menggemaskan. Kucing Munchkin ras asli bisa dapat dihargai hingga 6 juta rupiah lho. Sementara untuk kucing Munchkin campuran harganya mulai 900 ribuan saja. 11. Kucing British Shorthair Kucing British Shorthair merupakan salah satu jenis kucing besar yang ideal untuk kamu pilih sebagai hewan peliharaan sebab bentuk tubuh yang ia miliki sangat sempurna. Kucing jenis British Shorthair ini mempunya bulu khas serta halus, mata yang besar serta kepala yang sangat bulat. Karena kucing British Shorthair cukup mudah dirawat maka tak heran jika ada banyak yang kepincut dengan kucing jenis ini. British Shorthair juga cukup populer sebagai ras kucing Inggris paling tua yang mempunyai kemampuan berburu luar biasa. Kucing British Shorthair ini sangat mencinta suasana hening nan damai, makanya ia juga kerap disebut sebagai kucing penyendiri. Harga dari Kucing British Shorthair ras asli dapat mencapai 8 Jutaan. Akan tetapi untuk ras campuran, kamu cukup membayar mulai dari 800 ribu saja. 12. Kucing American Shorthair Jenis kucing besar yang masuk dalam daftar Mamikos selanjutnya adalah American Shorthair. Kucing jenis satu ini merupakan kucing yang cukup disukai sebagai seekor binatang peliharaan karena warna bulunya yang perak dan khas serta coraknya yang menyerupai marmer. Hingga saat ini, jenis kucing American Shorthair memiliki sekitar 60 jenis warna bulu yang menarik lho. Karakter tubuh yang besar namun kaki yang lurus pendek tetap membuatnya penuh dengan keseimbangan. Sifat dari kucing American Shorthair adalah ramah, tenang, ceria, dan ia juga sangat pintar berburu. Untuk harga kucing American Shorthair dibanderol mulai dari dari 2 Jutaan. 13. Kucing Japanese Bobtail Kucing Japanese Bobtail merupakan jenis kucing besar yang sangat unik sebab ia memiliki bentuk ekor yang membentuk buntalan atau berbundel. Jenis kucing yang berasal dari Jepang ini juga dikenal sebagai kucing ekor pendek. Konon kucing Japanese Bobtail sudah hidup sejak berabad-abad yang lalu. Kucing satu ini juga memiliki tubuh kuat, aktif, serta senang berinteraksi. Belum lagi ia juga memiliki suara yang lembut dan menggemaskan. Ada beberapa cerita juga para pemilik kucing Japanese Bobtail yang katanya pernah mendengar kucing ini bernyanyi. Untuk memiliki kucing jenis ini kamu perlu menyediakan dana mulai dari 7 sampai 10 jutaan, tergantung dari berapa usia atau ukuran si kucing tersebut. 14. Kucing Singapura Rekomendasi jenis kucing besar berikutnya yang ada dalam daftar Mamikos adalah kucing Singapura. Ya, seperti namanya, nama kucing ini memang diambil dari asalnya yakni sebuah jalanan di Singapura pada waktu itu. Jenis kucing Singapura ini merupakan percampuran antara kucing yang mempunya dua corak serta dari keturunan berwarna coklat tua yang ada di Asia Tenggara. Karakteristik tubuh Kucing Singapura ini kecil, memiliki bulu pendek, serta warna mata merah tua, hijau, atau berwarna kuning. Sementara untuk warna bulu kucing ini juga terbilang unik. Untuk memilikinya kamu perlu menyiapkan dana sekitar 18 hingga 50 juta rupiah. 15. Kucing Scottish Fold Kucing Scottish Fold adalah ras kucing yang cukup populer karena keunikan dan karakteristiknya. Kelucuan dari kucing Scottish Fold ditambah dengan mata yang cukup besar dan wajah yang menyerupai burung hantu serta bentuk tubuhnya yang bulat dan juga gembul. Kucing Scottish Fold ditemukan kali pertama di Skotlandia sekitar tahun 1961 oleh seorang petani. Jenis kucing kemudian berkembang biak sampai saat ini. Jika kamu ingin memilikinya kisaran harga ras asli Kucing Scottish Fold mulai dari 6 Jutaan saja. Namun untuk jenis campuran mulai dari 2 jutaan saja. 16. Kucing Balinese Kucing Balinese adalah rekomendasi jenis kucing besar dari daftar Mamikos kali ini. Kucing satu ini mempunyai karakteristik tubuh panjang sebab berasal dari keluarga Kucing Oriental seperti yang terjadi pada keluarga Kucing Siam di atas. Bulu kucing Balinese juga dapat tumbuh panjang serta lebat meski ia memiliki karakteristik tubuh yang ramping. Kucing Balinese memiliki sifat yang ceria, aktif, dan sangat setia pada pemiliknya. Tampilan kucing yang sangat elegan tetap membuat kucing ini terlihat lebih manja sebab ia sangat suka dipeluk dan duduk di atas pangkuan pemiliknya. Untuk harganya kucing ini termasuk masih murah yakni hanya berkisar 4 jt rupiah saja. Demikianlah daftar jenis kucing besar yang Mamikos rekomendasikan pada kesempatan ini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan dapat memberikan kamu inspirasi baru jika hendak memelihara salah satu dari jenis kucing besar yang Mamikos rekomendasikan tersebut. Jangan lupa untuk mengakses aplikasi pencari hunian kos Mamikos apabila saat ini kamu sedang kesulitan menemukan inspirasi hunian. Sebab hanya di Mamikos, semua informasi kos dapat kamu temukan dengan lebih mudah, efisien dan pastinya hemat tenaga. Klik dan dapatkan info kost di dekatmu Kost Jogja Harga Murah Kost Jakarta Harga Murah Kost Bandung Harga Murah Kost Denpasar Bali Harga Murah Kost Surabaya Harga Murah Kost Semarang Harga Murah Kost Malang Harga Murah Kost Solo Harga Murah Kost Bekasi Harga Murah Kost Medan Harga Murah