Tigabalok A,B dan C disusun seperti gambar. Koefisien gesekan statik antara balok A dan balok C adalah 0,3. tanda negatif bola bergerak ke kiri. 19. Dua balok terbuat dari karet bergerak dalam arah berlawanan. Balok pertama bermassa 5 kg bergerak dengan kecepatan 2 m/s. Sedangkan balok kedua yang massanya 3 kg bergerak dengan kecepatan 4 m MenentukanArah Percepatan. Seperti yang telah disinggung di atas, menentukan arah percepatan tidak semudah menentukan arah kecepatan. Untuk menentukan arah percepatan benda kita harus melihat terlebih dahulu perubahan pada kecepatan benda. Jika kecepatan benda naik (mengalami percepatan, a = +), maka arah percepatan benda akan searah dengan GayaGesek : (fg) dengan Arah selalu berlawanan gerak benda . Besarnya fg = m . N . m (koefisien gesek Perhatikan gambar dua bola yang bergerak berikut ini. Dua buah benda bergerak seperti gambar di samping. Jika kemudian terjadi tumbukan lenting sempurna sehingga kecepatan benda A dan benda B setelah tumbukan berturut-turut 10 m/s dan Sedangkangaya yang berlawanan arah dengan percepatan diberi tanda negatif. Sehingga persamaan yang dapat dibentuk menjadi seperti berikut. Gerak Benda dengan Arah Horizontal. Sedangkan m 2 bergerak ke atas berlawanan arah dengan percepatan gravitasi. Pada bahasan ini, gaya gesek antara tali dan katrol diabaikan (katrol licin). Tabelberikut ini merupakan data dari dua planet A dan B. Dari data di atas, jika g A: g B masing-masing adalah percepatn gravitasi di permukaan planet A dan B maka g A: g B adalah. 1 : 9; 2 : 9; 3 : 2; 9 : 2; 8 : 9; Dua benda bermaas 2 kg dan 3 kg diikat tali kemudian ditautkan pada katrol yang massanya diabaikan seperti pada gambar. Untukmuatan negatif arah E berlawanan dengan F sehingga E berarah ke kiri dan dengan demikian keping B positif, keping A negatif. 3. Dua buah muatan titik +10μC dan -10 μC berada pada jarak 20 cm di udara. Besar gaya yang dialami oleh muatan +1μC yang terletak di tengah-tengah jarak antar kedua muatan tersebut adalah A. Nol B. 4,5 N C. 9 Apabilatemanmu mendorong gerobak dengan arah yang berlawanan dengan arah gaya dorongmu, gaya-gaya itu digabung dengan cara yang berbeda. Jika dua gaya berlawanan arah, maka gaya total kedua gaya tersebut merupakan selisih kedua gaya. Jika satu gaya lebih besar daripada gaya yang lain, gerobak itu akan bergerak ke arah gaya yang lebih besar. Duabola bermassa m A = 4 kg dan m B = 2 kg bergerak berlawanan arah seperti gambar berikut. Kedua bola kemudian bertumbukan dan setelah tumbukan A dan B berbalik arah dengan kelajuan berturut- turut 1 m/s dan 6 m/s. Kelajuan B sebelum tumbukan adalah m/s tYQu8Bk. Dua bola bergerak berlawanan arah seperti gambar berikut. Berdasarkan informasi di atas, kecepatan kedua bola setelah bertumbukan lenting sempurna adalah …. A. vA’ = 3,8 m/s dan vB’ = 7,2 m/s B. vA’ = 3,6 m/s dan vB’ = -7,2 m/s C. vA’ = -3,6 m/s dan vB’ = 3,8 m/s D. vA’ = -7,2 m/s dan vB’ = 3,8 m/s E. vA’ = -7,2 m/s dan vB’ = 3,6 m/s Pembahasan Diketahui mA = 4 kg vA = 6 m/s mB = 6 kg vB = - 5 m/s ke kiri tumbukan lenting sempurna Ditanya vA' = .… ? dan vB’ = …. ? Dijawab Kecepatan kedua benda setelah tumbukan bisa kita cari dengan menggunakan rumus hukum kekekalan momentum Jadi didapatkan kecepatan kedua bola setelah tumbukan yaitu vA' = -7,2 m/s dan vB’ = 3,8 m/s Jawaban D - Jangan lupa komentar & sarannya Email nanangnurulhidayat